Sejarah

Fakultas Industri Kreatif

Fakultas Industri Kreatif Universitas Telkom merupakan transformasi dari Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia (STISI) yang didirikan pada tanggal 2 September 1990 oleh Bapak H. Usnadibrata, Drs, MSn & Ibu Hj. Dedeh Sa’adiah Mansoer. STISI didirikan di bawah pengelolaan Yayasan Bina Mandiri yang berubah nama kemudian menjadi Yayasan Pendidikan Mandiri Indonesia, dan berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Nomor 581 Bandung 40275.

Sebagai lulusan program Sarjana Seni Rupa tahun 1974 dan Magister Desain tahun 1992 dari Fakultas Seni Rupa Desain Institut Teknologi Bandung (FSRD ITB), Bapak Usnadibrata menjadikan kecintaannya kepada dunia Seni Rupa dan Desain dengan mewujudkan berdirinya STISI sebagai Pelopor Perguruan Tinggi Swasta pertama dan terlengkap di bidang Seni Rupa dan Desain di Indonesia.

Selaku Pendiri juga Ketua STISI Periode 1990-1999, Bapak Usnadibrata menetapkan 3 Program Studi yang dibuka saat pendirian tahun 1990 yakni S1 Desain Komunikasi Visual, S1 Kriya Teksil dan Mode, S1 Desain Interior. Kemudian program studi lainnya menyusul di tahun 1991 untuk S1 Desain Produk, dan tahun 1995 untuk S1 Seni Rupa Murni (Lukis dan Patung).

Setelah berjalan 20 tahun dan menghasilkan lebih dari 1.200 Sarjana Desain & Sarjana Seni, para Pendiri memandang diperlukan akselerasi pertumbuhan dan pengembangan lebih luas dalam menghadapi peluang era industri kreatif di Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, pada tahun 2010 Yayasan Pendidikan Mandiri Indonesia (YPMI) telah mengalihkelolakan penyelenggaraan STISI kepada kepada Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang berada dibawah kepemimpinan Bapak Dr. Herry Kusaery SH MAg. STISI kemudian berubah nama menjadi STISI Telkom yang diketuai oleh Imelda Tirra Usnadibrata-Furqon, SH, MM, MEdM, MSc. Selanjutnya pada tahun 2012, untuk sinergitas antar Perguruan Tinggi dibawah Yayasan Pendidikan Telkom, Kampus STISI dipindahkan ke Kawasan Pendidikan Telkom di Dayeuh Kolot Bandung.

Beragam prestasi yang diraih STISI Telkom, antara lain perolehan Akreditasi B untuk kelima program studinya (2013), peraihan peringkat Webometrics Ranking ke 16 se-Indonesia & 1719 Dunia serta Ranking 1 untuk Sekolah Tinggi se-Indonesia maupun Perguruan Tinggi Swasta di Bandung (2012), juga perolehan 114 Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas karya desain & tulisan (2012).

Selain kerjasama proyek dengan berbagai pihak baik swasta maupun pemerintahan, STISI Telkom berhasil menyelenggarakan program internasionalisasi bekerjasama dengan Multimedia University Malaysia untuk pertukaran pelajar (2010-2011), dengan DIKTI melalui program Dharmasiswa sebanyak 14 mahasiswa asing dari 11 negara untuk studi 3-12 bulan (2011-2013), dan dengan AIESEC International sebanyak 25 mahasiswa asing dari 12 negara untuk bergabung dalam program pendidikan dan sosial (2012-2013).

Dalam proses penggabungan seluruh institusi pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Telkom menjadi Telkom University di bawah kepemimpinan Bapak Johni Girsang, Ir MSc pada Agustus 2013, Ketua STISI Telkom mengusulkan perubahan nama STISI Telkom menjadi Telkom Creative Industries School (TCIS). Nama ini yang dikemudian disebut dengan Fakultas Industri Kreatif (FIK), serta selanjutnya pada tahun 2014 penamaan TCIS ini diubah menjadi School of Creative Industries (SCI).


Sejarah Telkom University

Universitas Telkom yang berdiri pada tanggal 14 Agustus 2013, merupakan penggabungan dari empat institusi perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom, yaitu Institut Teknologi Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Politeknik Telkom, dan STISI Telkom. Lembaga pendidikan ini didirikan sebagai bukti nyata kiprah PT. Telekomunikasi Indonesia dalam mencerdaskan bangsa Indonesia dan perubahan ini bertujuan untuk meraih prestasi dan pengakuan secara internasional sebagai World Class University. Setelah bergabung menjadi Universitas Telkom, IT Telkom menjadi Fakultas Teknik Rekayasa Industri, Fakultas Elektro, dan Fakultas Teknik Informatika. IM Telkom menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Komunikasi dan Bisnis. Politeknik Telkom menjadi Fakultas Ilmu Terapan, dan STISI Telkom menjadi Fakultas Industri Kreatif.

Kemudian berdasarkan SK Rektor No. KR. 51/SKR2/REK/REK/14 tanggal 1 April 2014 tentang Pemekaran Fakultas di lingkungan Universitas Telkom, yang berasal dari empat fakultas menjadi tujuh fakultas. Fakultas Industri Kreatif merupakan salah satu fakultas dari ketujuh fakultas yang ada di bawah pengelolaan Universitas Telkom. Terdapat lima program studi sarjana yang berada di bawah pengelolaan Fakultas Industri Kreatif yaitu Program Studi Desain Komunikasi Visual, Program Studi Desain Interior, Program Studi Desain Produk, Program Studi Kriya Tekstil dan Mode, serta Program Studi Seni Rupa Intermedia.