Fakultas Industri Kreatif – Telkom University Kampus Bandung

PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK ANAK DENGAN MEDIA CLAY PADA LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR IT AL-FAJAR

Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan oleh Olivine Alifaprilina Supriadi, M.Ds., Irfan Dwi Rahadianto, S.Ds., M.Ds dan Tiara Radinska Deanda, S.Sn., M.Ds., yang merupakan Dosen DKV di Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom. SD IT Al-Fajar Bandung merupakan salah satu lembaga pendidikan dasar yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan nilai-nilai keislaman, sehingga menghadirkan proses pembelajaran yang bersifat holistik bagi para siswanya. Menurut Arifin (2020), pendidikan holistik adalah pendekatan yang “menyelaraskan pengembangan intelektual, emosional, spiritual, dan fisik dalam satu kesatuan pembelajaran” (hlm. 45).

Sekolah ini dikenal memiliki komitmen kuat dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berakhlak baik, serta memiliki keterampilan hidup yang memadai. Di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan kreativitas yang semakin tinggi dalam dunia pendidikan, SD IT Al-Fajar terus berupaya menghadirkan kegiatan pembelajaran yang mampu mendukung pengembangan motorik dan kreativitas siswa.

Gambar 1. Masyarakat Sasar SD IT Al-Fajar Dokumentasi Pribadi

Salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat di sekitar SD IT Al-Fajar Bandung adalah terbatasnya akses terhadap kegiatan pendukung yang dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik anak di luar pembelajaran formal. Sebagian besar masyarakat yang berada pada kategori ekonomi menengah ke bawah sering mengalami keterbatasan dalam menyediakan sarana maupun aktivitas yang memungkinkan anak untuk bereksplorasi, berekspresi, dan mengasah keterampilan hidup yang penting bagi perkembangan mereka.

Permasalahan lainnya adalah masih rendahnya pemahaman sebagian orang tua mengenai pentingnya keseimbangan antara pendidikan akademik dan non-akademik. Fokus yang terlalu besar pada capaian akademik sering kali membuat aspek perkembangan emosional, sosial, dan motorik anak kurang mendapat perhatian. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketimpangan perkembangan, di mana anak mungkin memiliki kemampuan kognitif yang baik, tetapi belum optimal dalam keterampilan motorik maupun kreativitas.

Gambar 2. Dosen & Mahasiswa Mempraktikan Pembuatan Clay Dokumentasi Pribadi

Sebagai upaya untuk menjawab permasalahan tersebut, dirancanglah program pelatihan seni berbasis media clay yang dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Desain Komunikasi Visual. Program ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa, tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mendorong pengembangan motorik halus dan kreativitas.

Gambar 3. Dosen & Mahasiswa Memonitor Pembuatan Clay Peserta Dokumentasi Pribadi

Berdasarkan penelitian Suryana (2021), aktivitas seni rupa berbasis media taktil seperti clay terbukti mampu “menstimulasi koordinasi motorik halus anak serta meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah” (hlm. 78). Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengeksplorasi bentuk, tekstur, dan imajinasi mereka secara bebas, sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri serta kemampuan berekspresi. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pengembangan keterampilan siswa, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat dan orang tua mengenai pentingnya pendidikan yang seimbang dan menyeluruh.

Gambar 4. Peserta sedang Praktik Pembuatan Clay Dokumentasi Pribadi

Kegiatan ini sekaligus mendukung visi dan misi SD IT Al-Fajar dalam mencetak generasi yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing. Adapun profil masyarakat sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa dan siswi sekolah dasar di SD IT Al-Fajar Bandung yang beralamat di Jalan Komplek Buana Sari 4 No. 18–21, Margasari, Buah Batu, Kujangsari, Kota Bandung, Jawa Barat 40286. Jumlah peserta yang direncanakan mengikuti pelatihan adalah sebanyak 50 siswa/siswi. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa DKV yaitu Billy dan Anin.

Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendekatan partisipatif, di mana dosen dan mahasiswa Fakultas Industri Kreatif berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam merancang serta melaksanakan program pelatihan seni berbasis media clay. Pendekatan ini menempatkan siswa sebagai peserta aktif yang tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran.

Metode ini dipilih untuk mendorong keterlibatan siswa secara optimal sekaligus membantu mereka mengembangkan keterampilan motorik halus dan kreativitas melalui aktivitas membentuk dan mengeksplorasi media clay. Metode yang diterapkan meliputi:

1. Demonstrasi Praktis Kegiatan diawali dengan demonstrasi teknik dasar pengolahan clay oleh dosen dan mahasiswa, sehingga siswa memperoleh gambaran langsung mengenai cara membentuk, mengolah tekstur, serta mengkombinasikan warna.

2. Praktik Mandiri Setelah demonstrasi, siswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik yang telah diperlihatkan dengan pendampingan dari tim pengajar.

3. Pembelajaran Terpadu Selama proses berkarya, dosen dan mahasiswa memberikan arahan serta umpan balik secara langsung guna membantu siswa memperbaiki teknik dan meningkatkan kualitas hasil karya.

4. Evaluasi dan Refleksi Tahap akhir pelatihan melibatkan penilaian hasil karya siswa serta sesi refleksi bersama mengenai pengalaman belajar yang diperoleh. Pada tahap ini juga diberikan apresiasi terhadap karya siswa sebagai bentuk motivasi.

Gambar 5. Dosen & Mahasiswa Memonitor Pembuatan Clay Peserta Dokumentasi Pribadi

Program ini diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan siswa, khususnya dalam menumbuhkan kemandirian, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga menjadi sarana bagi dosen dan mahasiswa untuk mengaplikasikan keilmuan mereka dalam konteks sosial yang nyata, sekaligus berkontribusi dalam penguatan pendidikan seni di tingkat sekolah dasar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *