Category: Pengabdian Masyarakat

Penerapan Gaya Art Deco pada Environmental Graphic Design di SMKN 15 Bandung

Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki banyak bangunan bekas zaman Belanda. Bangunan ini sering disebut juga sebagai bangunan heritage yang menerapkan gaya art deco pada desainnya. Banyak bagunan heritage di Bandung yang dijadikan ruang publik agar bisa dilestarikan dan diapresiasi, ada pula yang dijadikan bangunan sekolah. Salah satu sekolah yang lokasinya menempati bangunan bekas zaman Belanda adalah SMKN 15 Bandung. Beberapa bagian dari bangunan sekolah masih memperlihatkan gaya khas bangunan bekas zaman Belanda.

Enviromental graphic design (EGD) sudah tersedia di beberapa titik di sekolah, berupa signage dan wayfinding. Namun, EGD di SMKN 15 Bandung belum didesain dengan maksimal dan kurang memperlihatkan identitas, oleh karena itu tim abdimas Universitas Telkom ingin merancang desain EGD baru untuk SMKN 15 Bandung dengan gaya art deco yang menjadi ciri khas bagunan heritage di Kota Bandung. Perancangan EGD, selain untuk memberi informasi terkait ruang dan lingkungan yang ada di sekitar sekolah, juga untuk memberikan image atau branding khusus pada lingkungan tersebut. Dengan adanya perancangan desain EGD bergaya art deco di SMKN 15 Bandung, diharapkan akan memberikan branding yang positif pada sekolah

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh 3 dosen dan 2 mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi analisis masalah, pembuatan konsep dan perancangan environmental graphic design. Pelaksanaanya dimulai dengan sketsa, desain digital sesuai dengan kebutuhan lalu penerapan environmental graphic design di SMKN 15 Bandung. Perancangan EGD dilakukan dari bulan April-Mei sedangkan hibah produk secara resmi diberikan pada bulan Mei.

Berdasarkan wawancara dan survey yang dilakukan, pihak sekolah menganggap bahwa perlu adanya keberlanjutan kerjasama antara Universitas Telkom dengan mitra SMKN 15 Bandung dalam hal desain, sehingga redesign tidak hanya dilakukan pada aspek EGD saja tapi pada bidang desain yang lain.

Video Kegiatan: https://youtu.be/QQV_6mLcxow

Foto Kegiatan:

Tim Pelaksana Kegiatan

Dosen: Nisa Eka Nastiti, Novian Denny Nugraha, Olivine Alifaprilina Supriadi.

Mahasiswa: Syahma Kamilia Rahma, Rury Lestari.

Pembangan Konten Multimedia Pariwisata

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kolaborasi internal usulan pengajar program studi Informatika Fakultas Informatika, Hubungan Masyarakat Fakultas Komunikasi dan Bisnis dengan program studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Industri Kreatif dengan Universitas Telkom. Berawal dari potensi Pemuda Penggerak Pariwisata Kabupaten Bandung (PAPRIKA) yang memiliki tugas untuk melakukan perencanaan dan melaksanakan tugas penggerak pariwisata kabupaten Bandung meliputi promosi, sosialisasi, sosial, dan pencitraan Seni Budaya dan Kepariwisataan di wilayah Kabupaten Bandung. Masalah yang ada yaitu masih terdapat beberapa kekurangan dalam kegiatannya melakukan fungsinya sebagai penggerak pariwisata kabupaten Bandung, seperti kreatifitas mengenai konsep konten, manajemen media sosial, pemahaman lebih mengenai desain grafis untuk mendukung kualitas konten yang mereka tampilkan dalam berbagai platform media sosial yang dimiliki agar dapat lebih menarik secara tampilan visualnya. Dari masakah yang ada, penulis bertujuan membuat pelatihan Pelatihan komunikasi pemasaran digital, public writing (copy writing) dan konten desain grafis yang dilengkapi dengn e-modul. Perancangan ini ditujukan agar lebih maksimal dalam melakukan perencanaan dan melaksanakan tugas penggerak pariwisata kabupaten Bandung meliputi promosi, sosialisasi, sosial, dan pencitraan Seni Budaya dan Kepariwisataan di wilayah Kabupaten Bandung. 

Tim Dosen:

Fakultas Informatika

Rahmat Yasirandi, S.T., M.T.

Dita Oktaria, S.Kom., M.T.

Fakultas Industri Kreatif

Dr. Didit Widiatmoko Soewardikoen, M.Sn.

Taufiq Wahab, S.Sn., M.Sn.

Nisa Eka Nastiti, S.Ds., M.I.Kom.

Fakultas Komunikasi dan Bisnis

Dr. Amalia Djuwita, Dra. M.M.,

Moch. Armien Syifaa Sutarjo.S., M.I.Kom.

Perancangan Wastafel Movable Menggunakan Ilustrasi Tematik (washmatic) dalam Mempersiapkan New Normal di SDN 1 Cipagalo

Siswa pada SDN 1 Cipagalo ini tergolong cukup banyak dan masih butuh pengetahuan mengenai pandemi virus Covid-19 yang sedang terjadi hal ini tandai dengan belum tersedianya protokol kesehatan seperti cek suhu tubuh dan belum adanya banyak wastafel untuk mencuci tangan. Saat ini pemerintah sudah menetapkan masa New Normal yang harus tetap melakukan kegiatan seperti biasa namun tetap menggunakan protokol kesehatan antara lain, jaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan. Namun pada SDN 1 Cipagalo belum memiliki wastafel yang memadai, oleh karena itu peneliti ingin membuatkan produk wastafel movabel menggunakan ilustrasi tematik (washmatic) dilengkapi dengan panduan mencuci tangan dan ilutrasi yang disukai oleh anak-anak. Ini bertujuan agar lebih semangat untuk mencuci tangan dan mencegah tertularnya virus Covid-19.

Potensi dari SDN 1 Cipagalo yang berada dilokasi strategis ini sangat tinggi untuk dikembangkan karena jumlah siswanya tergolong banyak dengan jumlah 564 siswa tetapi belum memiliki wastafel yang layak untuk siswa, guru maupun karyawan yang ada disana untuk mempersiapkan masa new normal. Berdasarkan hasil diskusi dengan guru SDN 1 Cipagalo, mereka sangat mebutuhkan wastafel movabel menggunakan ilustrasi tematikpage9image55549664(washmatic) untuk siswa, guru maupun karyawan yang ada disana. Selain pembuatan produk watafel movable, guru yang ada di SDN 1 Cipagalo juga berharap dapat diberikan bimbingan khususnya mengenai cara mencuci tangan yang baik untuk SDN 1 Cipagalo.

Terkait dengan permasalahan yang ada pada mitra atau masyarakat sasar, solusi yang akan diberikan adalah pembuatan produk. Tim Pengabdian Masyarakat yang terdiri dari dosen program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Telkom akan merancang produk sesuai dengan kebutuhan yaitu wastafel movable menggunakan ilustrasi tematik (washmatic) untuk mempersiapkan masa new normal pada SDN 1 Cipagalo yang bertujuan untuk mencegah virus Covid-19. Tampilan pada wastafel movable ini disesuaikan dengan masyarakat sasar yaitu berupa ilustrasi karakter yang disukai anak-anak, hal ini bertujuan agar anak-anak lebih tertarik untuk mencuci tangan.

Tim Pelaksana Kegiatan:

Dosen: Novian Denny Nugraha, Nisa Eka Nastiti, Olivine Alifaprilina Supriadi

Mahasiswa: Cici Namira, Fafi Rahmatillah

Pelatihan Fotografi Produk Menggunakan Smartphone Untuk UMKM Kuliner di Kabupaten Bandung

UKM telah memberikan kontribusi yang besar dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan pendapatan bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, pemberdayaan dan pengembangan yang berkelanjutan perlu dilakukan agar UKM tidak hanya tumbuh dari aspek jumlah semata, tetapi juga dalam aspek kualitas dan daya saing produk beserta brandnya. Salah satu pembentuk daya saing dari sebuah brand UKM adalah bagaimana brand tersebut terekam dalam foto produk, yang biasanya dipajang dalam etalase digital di media sosial berupa Instagram atau marketplace lainnya.

Fotografi merupakan media seni yang memililki kelebihan tersendiri dibanding media seni lainnya. Foto dapat kita gunakan untuk membuat sesuatu yang tadinya biasa saja menjadi sebuah karya visual yang berbeda dan menarik. Fotografi juga memperhatikan berbagai hal seperti aspek teknis dan dukungan peralatan, yang juga diperkaya dengan adanya ekspresi, makna serta fungsi (Wibowo, 2015).

(Wibowo, 2015)

Salah satu fungsi dari fotografi adalah meningkatkan penjualan, yang diimplementasikan oleh fotografi produk. Fotografi produk sendiri merupakan salah satu senjata utama bagi para brand UKM untuk berjualan di toko online, media sosial, atau marketplace. Karena, untuk memenangkan persaingan pada bisnis online, tiap brand harus berbeda dari yang lain. Jika satu brand tidak mempunyai ciri khas atau fotografi produk yang menarik, kemungkinan besar pembeli tidak akan tertarik membeli produknya sehingga dikhawatirkan penjual tersebut akan gulung tikar.

Berdasarkan artikel Nagaristudio, salah satu fenomena yang menarik adalah, kebanyakan para konsumen mengetahui tentang suatu produk, berdasarkan foto produk tersebut, bukan dari deskripsi atau caption yang ada di dalam media sosial brand tersebut. Ini diakibatkan oleh kecenderungan manusia yang lebih cepat menerima informasi dalam bentuk visual, terutama dalam bentuk foto. Bahkan, 80% penjualan suatu produk terjadi karena pengaruh dari foto produk tersebut. Ini membuktikan bahwa foto produk yang baik dapat mempengaruhi persepsi konsumen terhadap produk yang dijual. Sebuah produk yang seharusnya mahal dapat menjadi tampak murahan di mata konsumen akibat foto produk yang buruk. Sebaliknya, dengan foto produk yang baik, konsumen dapat berpendapat produk tersebut mempunyai harga yang tinggi dan berkelas, meskipun sebenarnya harga produk tersebut lebih murah.

Semua teknik foto produk tersebut membutuhkan pemahaman teknik yang khusus, tetapi dapat dipelajari dengan seksama, menggunakan benda dan peralatan yang mudah didapatkan serta digunakan oleh para pemilik brand, termasuk pelaku UKM. Salah satu peralatan yang mudah digunakan oleh pelaku UKM tersebut untuk membuat foto produk adalah smartphone. Dengan pengetahuan teknik yang tepat, maka dengan peralatan yang sederhana pun foto produk dapat dibuat.

Mengingat pentingnya hal tersebut, maka pengajar dan mahasiswa dari program studi Desain Komunikasi Visual – Fakultas Industri Kreatif Universitas Telkom, akan melaksanakan pengabdian masyarakat bagi koperasi dan pelaku UKM dengan judul kegiatan “Pelatihan Fotografi Produk Menggunakan Smartphone untuk UMKM Kuliner di Kabupaten Bandung”. Program ini dilaksanakan tiga orang dosen yaitu Rizki Yantami Arumsari, Wahyu Lukito, dan Diani Apsari. Serta dua orang mahasiswa yaitu Mundiasari Nadhifah dan Fadhilah Salsabila.

Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2020. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi visual, wawancara dan studi pustaka . Diharapkan setelah program ini berlangsung, citra dan permintaan produk UMKM binaan Kabupaten Bandung sebagai masyarakat sasar dapat meningkat.

Dikarenakan adanya pandemi Covid19 yang melanda Indonesia di periode dilaksanakannya kegiatan abdimas (Pengabdian Masyarakat) ini, maka proses pelatihan dilakukan secara daring melalui platform Zoom disertai dengan proses pendampingan tiap pelaku UMKM dan asistensi hasil foto sesudah presentasi penyampaian materi pelatihan melalui media WhatsApp Group.

Berikut ini adalah dokumentasi proses pelatihan kepada pelaku UKM yang dilakukan secara daring:

Video Dokumentasi Pelatihan Fotografi Produk Menggunakan Smartphone untuk UMKM

Tim Pelaksana Kegiatan
Dosen: Rizki Yantami Arumsari, Wahyu Lukito, dan Diani Apsari
Mahasiswa: Mundiasari Nadhifah dan Fadhilah Salsabila